Kecelakaan Mudik Harus Dituntaskan

0

ISLAMCENDEKIA.COM – Dewasa ini, jutaan orang mudik. Kecelakaan, pembenahan
jalan dan puluhan fenomena mudik juga mewarnai media massa. Hingga H+5 Lebaran tahun 2013 pihak kepolisian mencatat
ada 2.826 kecelakaan yang menewaskan 630 pemudik, 1.027 orang mengalami luka
berat, sementara luka ringan 3.728 orang. 
Seluruh
kecelakaan itu melibatkan 4.933 kendaraan dan didominasi kendaraan roda dua.
Meski jumlah kasus keelakaan itu menurun sekitar 22 persen dibanding tahun
2012, tetap saja angka itu tak bisa dianggap remeh, apalagi dipandang sekadar
statistik belaka sebab biar bagaimana pun nyawa manusia sangatlah berharga (Koran Jakarta,
15 Juli 2014).
Kecelakaan
di Jawa Tengah sebanyak 93 kejadian, Jawa Timur 56 kejadian, Metro Jaya 12
kejadian dan Sulawesi Selatan lima kejadian. Sedangkan Sumatera Selatan
sebanyak 25 kejadian, Kalimantan Barat sepuluh kejadian, Sumatera Barat delapan
kejadian, Riau enam dan Kalimantan Timur lima kejadian. Maka, pemerintah harus
memaksimalkan perannya.
Peran
Pemerintah

Kepolisian
juga harus segara mengambil langkah preventif sebelum korban bertambah.
Apalagi, arus balik nanti diprediksikan jumlah pengguna sepeda motor bertambah.
Berbagai pihak harus bersinergi untuk “mengupas tuntas” problem kecelakaan
pemudik. Pemerintah pusat/daerah harus menjalin kerja sama dengan berbagai
instansi, dan pihak lain. Misalnya, kepolisian, PMI, Satpol PP, Pramuka, Dinas
Kesehatan, dan sebagainya.
Selain
itu, infrastruktur seperti jalan, jembatan, rambu-rambu lalu lintas juga harus
dibenahi. Banyak daerah sampai hari ini infrastrukturnya masih “semrawut”. Di
sisi lain, Kementerian Perhubungan juga harus mengambil solusi atas kendaraan
tak layak pakai. Jika banyak kendaraan tak layak pakai tetap beroperasi, maka
semakin memperbesar angka kecelakaan.
Aspek
keamanan harus diutamakan, terutama pemudik bermotor. Menurut data Kapolri,
memperkirakan pemudik menggunakan motor tahun ini naik 7-10 persen atau sekitar
750 ribu hingga satu juta pemudik. Jika jumlah pemudik pengguna sepeda motor
naik, maka 70 persen kecelakaan lalu lintas didominasi sepeda motor.
Tak
kalah penting, kesadaran pemudik harus ditanamkan sejak dini. Jika memang tak
yakin mudik menggunakan motor berjalan lancar, pemudik harus mencari
alternatif. Saat ini, banyak pemudik memaksakan motornya dipakai mudik, padahal
motornya tak layak pakai. Jika pemerintah dan kepolisian serius mengawal mudik,
serta masyarakat sadar akan pentingnya keselamatan, maka kecelakaan akan
terkurangi, begitu pula sebaliknya.

Laporan Khusus Mudik Islamcendekia.com. Editor: Achmad Hasyim. Foto: Korja.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan