Pimred Islam Cendekia Beri Ceramah Pendidikan di Cakra Semarang TV

0

SEMARANG, ISLAMCENDEKIA.COM – Sebagai bentuk
kepedulian terhadap problematika masyarakat, Cakra Semarang TV terus menggelar
acara khusus yang membedah masalah terbaru, salah satunya adalah Dialog Merah
Putih yang digelar secara live tiap Minggu malam jam 19.30 sampai 20.30 WIB.
Pada Minggu, 20 Juli 2014, Dialog Merah Putih
mengambil tema “Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Indonesia” dengan
pemateri Hamidulloh Ibda, Direktur Eksekutif Forum Muda Cendekia (Formaci)
Jateng yang juga Pimred Islamcendekia.com, Dian Marta Wijayanti, Asesor EGRA
USAID Prioritas Jateng dan M Bayanul Lail, Ketua Umum Lingkar Studi Mahasiswa
(LISUMA) Jateng.
Menurut Ibda, pendidikan di Indonesia dengan
sistem dan kurikulum apa pun masih tertinggal jauh dari negeri lain. Bahkan,
menurut data Education Development Index (EDI), pada Maret 2013, kualitas
pendidikan di Indonesia menempat 121 dari 185 negara di dunia. “Ini sangat
ironis. Padahal, kurikulum tiap tahun ganti dan guru juga selalu diberi
tunjangan. Problem pendidikan memang kompleks. Tapi yang menjadi penentu utama
adalah kualitas guru dan SDM,” papar Ibda.
M Bayanul Lail juga mengharapkan peran serta
aktivis pemuda untuk mengawal pendidikan. “Seharusnya, pengalokasian dana APBN
20 persen untuk pendidikan harus berjalan maksimal. Jangan sampai dana itu
rentan dikorupsi dan tidak merata di daerah-daerah,” harapnya.
Dian Marta Wijayanti juga mengritisi kurikulum
2013 yang belum siap dilaksanakan. “Kurikulum 2013 itu sudah bagus. Namun,
ketidaksiapan dan pemaksaan itulah yang menjadikan akar masalah mundurnya
pendidikan,” jelasnya.
Pada sesi penutup, Ibda memberi rekomendasi
bagi guru-guru agar selalu meningkatkan kualitas pendidikan. “Di Finlandia itu
guru SD minimal harus S2, beda dengan di Indonesia yang perekrutan gurunya
asal-asalan dan kuliahnya di LPTK tidak jelas akreditasinya,” jelas Ibda.
Acara yang berlangsung satu jam ini mendapat
respon positif dari masyarakat. Banyak pemirsa di rumah yang menelpon dan ikut
mengritisi kebijakan pemerintah yang dinilai tidak cocok dan maksimal dalam
meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Reporter dan Editor: Nailul M. Foto:
Islamcendekia.com.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan