Mahasiswa IAIN Walisongo Tolak ISIS Masuk Semarang

0

SEMARANG, ISLAMCENDEKIA.COM – Isu merebaknya Islamic State
of Iraq and Syria (ISIS) di Jawa Tengah, terutama di Semarang mulai membumi.
Pasalnya, banyak berita menyatakan faham sesat ini merasuki kampus-kampus
berbasis Islam seperti IAIN Walisongo Semarang.

Menanggapi hal itu, M Kholil Syaroni mahasiswa Fakultas
Syariah IAIN Walisongo menyatakan bahwa ISIS harus dicegah masuk IAIN
Walisongo. “ISIS itu kan faham radikal yang bertentangan dengan Pancasila dan
UUD 1945. Maka, sebagai mahasiswa Islam kita harus menolak ISIS karena
bertentangan spirit bernegara. Kita harus menjaga keutuhan NKRI,” tuturnya pada
Islamcendekia.com, Sabtu (9/8/2014).

Menurut mantan Ketua IPNU Ngaliyan tersebut, mahasiswa IAIN
Walisongo harus menyikapi isu ISIS dengan bijaksana. “Intinya, semua mahasiswa
IAIN Walisongo harus menolak masuknya ISIS di kampus. ISIS kan faham radikal
yang disebarkan kepada mahasiswa Islam karena menjadi sasaran empuk penyebaran
ajaran tersebut,” bebernya.

Kholil juga mengharap peran kampus untuk membentengi
mahasiswa IAIN Walisongo dari penyebaran ISIS. “Sebagai bentuk sikap peduli
pada mahasiswa, kampus harus berperan dalam memprotek mahasiswa dari ISI,”
tandas Bendahara II IPNU Kota Semarang tersebut. Intinya, lanjut Kholil, mahasiswa
IAIN Walisongo menolak ISIS masuk ke Semarang.

Ahwani Ketua Forum Persaudaraan Antar Etnis Nusantara
(PERANTARA) Jawa Tengah menuturkan bahwa kampus seperti IAIN Walisongo rawan
dimasuk faham seperti ISIS. “Mahasiswa harus cerdas menyikapi isu masuknya ISIS
di IAIN Walisongo. Maka dari itu, semua mahasiswa harus melek berita dan perlu
deteksi dini terkait merebaknya isu ISIS,” tutur mahasiswa FTIK IAIN Walisongo
Semarang itu.

Aktivis HMI Cabang Semarang tersebut juga menganggap bahwa
ISIS sebenarnya masih kontroversial. “Sebagai mahasiswa Islam, kita harus
menyikapi ISIS dengan bijaksana,” bebernya.

Reporter dan Editor: Hamidulloh Ibda

var message=”Maaf, fungsi klik kanan tidak bekerja!”;

function clickIE4(){
if (event.button==2){
alert(message);
return false;
}
}
function clickNS4(e){
if (document.layers||document.getElementById&&!document.all){
if (e.which==2||e.which==3){
alert(message);
return false;
}
}
}
if (document.layers){
document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);
document.onmousedown=clickNS4;
}
else if (document.all&&!document.getElementById){
document.onmousedown=clickIE4;
}
document.oncontextmenu=new Function(“alert(message);return false”)

function keypressed() {;return false;}document.onkeydown=keypressed;
// End –>

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan