Inilah Penyebab Timur Tengah Bergejolak, Rawan Konflik dan Tak Pernah Damai

0
Inilah Penyebab Timur Tengah Bergejolak, Rawan Konflik dan Tak Pernah Damai

Jakarta, Islamcendekia.com – Dunia semakin bergejolak. Terlebih, negara-negara Islam di Timur Tengah yang selalu dirundung gejolak, konflik yang tak pernah padam, dan kerusuhan tiada akhir yang menyebabkan manusia-manusia di dalamnya tak pernah damai. Untuk itu, tulisan ini muncul sebagai laporan khas redaksi Islam Cendekia untuk mengetahui penyebab negara-negara di Timur Tengah (middle east) bergejolak, rawan konflik, selalu perang, dan tak pernah damai.

Inilah penyebab Timur Tengah bergejolak, rawan konflik dan tak pernah damai
Menurut budayawan Muhammad Ainun Najib (Cak Nun) yang dilansir dari situs resminya, negara-negara persatuan Islam (Islamic States) yang berada di wilayah timur tengah terus mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat dalam beberapa dekade terakhir. Sementara itu, negara-negara Barat mengalami kemunduran perlahan yang cukup signifikan.

Merespon situasi ini, para tokoh-tokoh penting Barat yang punya otoritas, termasuk di dalamnya para intelejen, menggelar pertemuan untuk membahas bagaimana langkah politik yang ditempuh. Hasil keputusan tersebut, salah satunya melakukan konspirasi untuk memecah belah semangat persatuan dan kesatuan negara-negara yang notabene berada dalam wilayah Timur Tengah (middle east).

Sejumlah organisasi juga digerakkan di daerah-daerah strategis Timur Tengah yang menjadi penyebab Timur Tengah bergejolak, rawan konflik dan tak pernah damai. Salah satu bentuk organisasi, misalnya bisa berbentuk organisasi Islam ekstremis. Sebagai spekulasi, ISIS boleh jadi adalah bentukan negara Barat yang punya otoritas penuh. Hal ini oleh sejumlah media diamini oleh Hillary Clinton sebagai tokoh penting di Amerika.

Publik pun bertanya-tanya: Mengapa Timur Tengah rawan konflik? Mengapa Timur Tengah tak pernah damai? Mengapa Timur Tengah selalu perang? Jawabannya, adalah konspirasi dari negara-negara Barat yang punya otoritas penuh untuk “mengadu domba”, memecah belah, dan membuat situasi menjadi tidak stabil di negara-negara kawasan Timur Tengah.

Banyak media yang secara terang-terangan melakukan kritik terhadap tindakan yang dilakukan negara-negara Barat yang punya otoritas terhadap negara-negara di Timur Tengah. Namun, faktanya dunia dan masyarakat internasional memilih menutup mata. Pun, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga bergeming dan tak bisa berbuat banyak.

Atas nama perdamaian dan kemanusiaan di atas segala-galanya, sebaiknya segera diakhiri setiap tindakan yang menjadi penyebab Timur Tengah bergejolak, rawan konflik, selalu perang, dan tak pernah damai. Hal ini berlaku universal, bukan saja soal Timur Tengah.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan