Inilah Juara Lomba Baca Puisi Nasional Formaci Jateng

0

lomba puisi tingkat nasional


SEMARANG, Islamcendekia.com – Dalam lomba, semua peserta
harus siap kalah dan siap menang. Demikian yang disampaikan Muhammad Shofi FI,
panitia Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional oleh Forum Muda Cendekia (Formaci)
Jawa Tengah yang digelar pada 8-9 November 2014 di Aula Balaikota Semarang.

“Banyak
peserta yang protes, mengritik di facebook, hal itu biasa lah menurut kami,
karena mereka belum siap kalah. Jika siap kalah, pasti tidak demikian,”
paparnya kepada Islamcendekia.com, Senin (10/11/2014).

Sebagai panitia, kami tidak berurusan sama sekali dengan
keputusan dewan juri, karena itu hak mereka yang sudah ahli di bidangnya. “Semua
peserta jika mau menang, ya sana buat lomba sendiri. Lomba kok ingin jadi juara
semua, lha terus siapa yang kalah? Kan aneh,” katanya.

Menurut Shofi, setelah pembacaan juara, banyak peserta yang
protes kepada juri, termasuk 20 finalis. “Setelah lomba, mereka audiensi dengan
juri dan sudah dijelaskan semua. Jika tidak terima lagi, ya sudah berarti
mereka belum siap menang,” paparnya.

Namun, katanya, mereka semua bagus, ada
pun kalah atau menang itu sudah hukum alam. “Jika panitia banyak salah, kami
mohon maaf yang sebesarnya,” ungkap Shofi.

Menurut Shofi, 20 finalis tersebut yaitu Andy Mukly dari
Medan, Ayu Meita Puteri dari Medan, Nana Riskhi Susanti dari Tegal, Orchida
Septitya dari Unnes, Zulfa Fahmi dari Semarang, Subagyo dari Semarang, Fedri
Ramadhani dari Sumatera Barat, Ujang Supriyadi dari Jakatra, Irfan Hakim dari Universitas
Negeri Jakarta, Andy Yulian dari Bandung, Laily Fitrian dari Surabaya, M Octavianus
Masheka dari Bekasi, Harna Silwati dari Jakarta, Apito Lahire dari Tegal, Misdi
dari Surabaya, Anisa Wulandari dari Kalimantan, Ans Keanan dari Bandung,
Suprayogi dari Jakarta, Dinar Setyawan dari Jogjakarta.


Inilah Juara Lomba Baca Puisi Nasional Formaci Jateng
Untuk Juara 1, kata Shofi, yaitu Nana Riskhi Susanti peserta
dari Tegal, Juara 2 yaitu M Octavianus Masheka dari Bekasi, Juara 3 adalah Ayu
Meita Puteri Siregar dari Medan. “Harapan 1 yaitu Orchida Septitya dari Unnes,
Harapan 2 Suprayogi dari Jakarta dan Harapan 3 Ans Keanan dari Bandung. Sedangkan
Juara Favorit yaitu Fauzan dari Solo,” papar Shofi.

Lomba sudah selesai, namun masih banyak peserta yang protes.
“Saya berharap semua peserta yang kalah membuka pintu hati yang lapang untuk
mengakui kekalahannya. Jangan hanya mengritik, ayo kita benahi bersama-sama,”
harapnya. (ic/nm)

Mau tahu info baca puisi terbaru, baca juga Lomba Baca Puisi Kreatif

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan