Stop Pacaran Ayo Nikah, Pacaran Ogah Nikah Ayo, Kita Nikah Yuk!

0

Semarang, Islamcendekia.com – Buku
berjudul Stop Pacaran Ayo Nikah yang ditulis Hamidulloh Ibda ternyata menjadi
motivasi banyak orang. Buku setebal 115 yang diterbitkan Lintang Rasi Aksara
Books dan Lentera Aksara tersebut sudah dibaca ribuan orang.
“Buku ini menurut
Saya menjadi inspirasi banyak orang, terbukti dengan banyak kritik, masukan,
pujiaan bahkan gugatan yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan ketepatan isi,”
ujar Hamidulloh Ibda selaku penulis buku.
Namun, kata Ibda, buku ini
menjadi awal sebelum terbitnya buku atau sinetron lain yang sepadan. “Buku ini
Saya tulis dan launching pada 1 Januari 2014, kemudian disusul buku Pacaran
Ogah Nikah Ayo yang ditulis Eldelweis Almira pada Maret 2014. Kemudian,
sejak Kamis, 7 Agustus 2014 ada sinetron unik di RCTI yaitu Kita Nikah Yuk
yang ditulis Hilman Hariwijaya,” jelas Ibda.
Sebenarnya inti dari Stop
Pacaran Ayo Nikah, Pacaran Ogah Nikah Ayo, Kita Nikah Yuk!
adalah mengajak
kepada pemuda untuk mengutamakan nikah daripada sekadar pacaran. “Buku yang
Saya tulis terbit lebih awal, yaitu 1 Januari 2014, jadi banyak pengamat
mengatakan buku Saya justru menjadi inspirasi dari buku lain bahkan sinetron,”
katanya.
Senada dengan hal itu, Nailul
Mukorobin, staf pengajar Psikologi Agama Universitas Negeri Semarang menilai
buku yang ditulis Hamidulloh Ibda merupakan awal munculnya buku-buku yang
berkaitan dengan pacaran dan pernikahan. 
“Buku Stop Pacaran Ayo Nikah menjadi awal lahirnya buku-buku tentang
pacaran dan nikah,” ujarnya, Senin (24/11/2014). Maka, katanya, buku-buku
seperti ini sangat bagus untuk menyuntik pengetahuan remaja dan mahasiswa. (IC/Foto:IC).
Mau tahu kritik dan saran buku Stop Pacaran Ayo Nikah, baca juga Kritik Buku Stop Pacaran Ayo Nikah!

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan