Om Telolet Om menurut Islam, Apakah Konspirasi Yahudi dan Hindu?

0

Om Telolet Om adalah fenomena anak-anak meminta klakson bus yang lewat berbunyi: telolet! Saat ini, Om Telolet Om ramai diperbicangkan di media sosial yang bahkan terkenal hingga dunia. Yang saya ingin tanyakan, apa hukum om telolet om menurut pandangan Islam? Sebab, beredar juga di DP BBM, Whatsapp, dan grup-grup medsos yang menyatakan untuk waspada om telolet om konspirasi pendangkalan akidah dari Yahudi dan Hindu. Terima kasih. (Rizky, Jakarta)

DP BBM Om Telolet Om menurut Islam Bahasa Arab



Jawab
Sebelumnya, terima kasih Rizky sudah mengirimkan pertanyaan melalui email di redaksi kami. Sebelum menjelaskan inti persoalan yang Anda tanyakan, kami redaksi Islamcendekia.com mencoba membedah asal-usul, asal muasal, sejarah fenomena Om Telolet Om. Dalam studi Al Quran, asal-usul atau sebab musabab turunnya ayat disebut juga asbabun nuzul.

Maka, kami akan menjelaskan asbabun nuzul munculnya Om Telolet Om, sebelum memberikan satu wacana berupa kajian Om Telolet Om dalam Islam. Sebagai catatan, ini sebatas pendapat atau opini yang tidak bisa dijadikan landasan seratus persen.

Kata-kata “Om Telolet Om” menjadi terkenal, heboh di dunia internasional, bukan hanya di Indonesia, disebabkan menjadi trending topic di Twitter. Karena masuk Worldwide Trends itulah kemudian artis, hingga DJ dunia ikut-ikutan menuliskan kata Om Telolet Om.

Salah satunya, DJ Snake, Zedd, Chainsmoker, Dillon Francis, Marshmello, dan beberapa di antaranya bertanya: “What does Om Telolet Om mean?” Martin Garrix dan The Chainsmokers adalah satu di antara yang menanyakan arti kata Om Telolet Om.

Sejarah Om Telolet Om
Ada yang menyebut, kalimat ini mulai muncul dan beredar ketika anak-anak dari Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menunggah video aktivitas anak-anak kecil yang sepulang sekolah, berdiri di pinggir jalan dan meminta sopir bus untuk membunyikan klakson “telolet”.

Mereka berteriak kepada sopir, “Om Telolet Om.” Ada yang berteriak, “Pak Telolet Pak.” Ada pula yang menulisnya di kertas besar bertuliskan Om Telolet Om supaya dibaca sopir dan dibalas dengan klakson berbunyi telolet.

Ada pula yang menyebut, fenomena ini muncul dari aktivitas anak-anak dari Jawa Timur. Anak-anak yang berhasil mengabadikan video klakson telolet biasanya diunggah di media sosial. Perlahan, aktivitas ini menjadi viral hingga merambat ke Jawa Tengah, Yogyakarta, Jakarta, hingga terakhir mengguncang dunia karena menjadi trending topic Worldwide Trends di Twitter.

Om Telolet Om Konspirasi Koalisi dari Yahudi dan Hindu

Menurut Islam
Lantaran menjadi trending topic, kemudian akun Facebook Jonriah Jonru Ukur menuliskan status, “Gerakan Stop Pendangkalan Akidah. Hati-hati konspirasi koalisi dari Yahudi dan Hindu, untuk melemahkan akidah kita lewat OM TELOLET OM. Bantu sebarkan biar banyak yang tercerahkan.”

Akun ini juga menyertakan gambar bertuliskan, “Waspada Om Telolet Om Konspirasi Pendangkalan Akidah. Om adalah aksara suci untuk Sang Hyang Widhi, TUHAN orang Hindu, yang kalo diucapkan lengkap menjadi = Om Swastiastu. Telolet sinonim dari terompet, adalah ciri khas alat ibadah orang Yahudi. Naudzubullahimindzalik, stop OM TELOLET OM mulai sekarang, jaga akidah, jauhi apapun yg bisa mendangkalkan akidah.”

Menurut kami, redaksi Islamcendekia.com, asal-usul munculnya Om Telolet Om dengan apa yang dijelaskan akun Jonriah Jonru Ukur tidak memiliki korelasi. Om Telolet Om adalah gejala yang muncul dari kebiasaan anak-anak di pinggiran jalan yang ingin klaskon berbunyi telolet.

Sedangkan om muncul dari panggilan kepada sopir yang artinya paman. Kadang, anak-anak memanggil dengan kata Pak. Hanya saja, trending topic yang viral adalah Om Telolet Om, sehingga tidak bisa ditafsirkan munculnya Om Telolet Om sebagai gerakan yang disengaja, apalagi konspirasi.

Dalam Islam, selama perbuatan yang tidak diatur dalam Al Quran atau Hadits itu mengandung kemaslahatan atau kebaikan, maka diperbolehkan. Bukankah Om Telolet Om menjadi bagian dari keceriaan anak-anak yang senang mendengar klakson dari om sopir yang berbunyi telolet? Apakah itu kemudian diharamkan? Tentu tidak.

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan