Hu Allah: Maksud, Arti, Manfaat, Karomah & Rahasia Kekuatan Lengkap

0
Hu Allah Maksud Arti Manfaat Karomah Rahasia Kekuatan Lengkap



Hu Allah artinya secara bahasa Indonesia adalah Dia Allah. Dzikir “Hu Allah” maksudnya sangat luas dan mendalam, serta amalannya terkandung manfaat, karomah, kelebihan dan rahasia kekuatan yang luar biasa.

Makna Hu Allah dalam dunia sufi adalah Allah, satu-satunya Dia. Hu berarti Allah itu sendiri.

Jadi, tidak ada segala sesuatu, kecuali hanya Allah saja. Atau dalam bahasa tarekat dan hakekat, tidak ada kenyataan kecuali Allah.

Dalam Alquran, kata “hu Allah” ada dalam Surat Al Ikhlas: Qul huwa Allah hu ahad, maksudnya dalam bahasa Indonesia: “Dia, Allah, adalah yang Maha Esa.”

Menurut ulama sufi Syekh Muhammad Ali Hanafiah, ada tiga metode dzikir.

1. Dzikir jasad
2. Dzikir ruh atau hati
3. Dzikir nurani atau sirr

Kalimat tahlil “Lailahaillallah” adalah dzikir jasad, “hu Allah” adalah dzikir ruh (hati), sedangkan dzikir sirr (nurani) adalah “Hu”.


Manfaat, karomah, rahasia dan kekuatan Hu Allah
Amalan Hu Allah memiliki kelebihan yang tiada duanya jika digunakan dengan ikhlas untuk mencari ridha dan rahmat Allah.

Namun, redaksi Islamcendekia.com menegaskan jika Anda ingin berdzikir Hu Allah hanya untuk mencari karomah, manfaat dan kekuatan, maka sebaiknya jangan.

Itu sama seperti seseorang berbuat baik hanya untuk mencari pahala dan surga. Padahal ada yang lebih utama dari seorang berbuat kebaikan, yaitu sebuah pengabdian kepada Allah sendiri tanpa berharap apapun.

BACA JUGA:
Rahasia Besar Cara menjadi Wali Allah Terungkap! Begini Caranya.

Sama halnya amalan dzikir Hu Allah, tujuannya untuk mengenal dan mendekatkan diri kepada-Nya. Dengan demikian, hati, pikiran, jiwa dan ruh kita menjadi jernih karena dekat dengan-Nya.

Tanpa berharap apapun, Anda akan menemukan manfaat dan karomah yang luar biasa. Itu sudah otomatis, tidak perlu kita harapkan.

Kenapa? Sebab kalau kita berharap selain ridha Allah, maka dikhawatirkan kita akan salah tujuan.

Dzikir Hu Allah biasanya membuat orang menjadi lebih tajam hati, pikiran dan jiwanya, sehingga memungkinkan menjadi tahu alam gaib.

Dengan begitu, wahyu atau petunjuk langit bisa didapatkan. Bahasa Cak Nun mengatakan, manusia harus terus aspek keruhanian (roh) agar bisa men-download rahmat yang dihamparkan Allah.

Amalan Hu Allah juga kerap dipakai para waliyullah, misalnya saja Kanjeng Sunan Kalijaga. Semoga bermanfaat. (*)

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan