Rokok Elektrik Vape menurut Islam, Halal atau Haram?

0
Dedy Corbuzier Jeje Rokok Elektrik Vape menurut Hukum Islam



Hijab vs Vape, kalian setuju gak? Begitu judul video yang sedang viral di media sosial antara Deddy Corbuzier dan Jeje, seorang hijabers yang memiliki keahlian menghisap vape.

Bahkan, Jeje mahir memainkan asap vape dengan berbagai bentuk seperti bulat-bulat kecil, lingkaran besar, empat semburan asap dalam sekali hembusan, dan masih banyak lagi lainnya.

Pertanyaannya, apakah pantas seorang wanita muslimah yang menggunakan hijab secara islami, tetapi dengan bangganya menghisap dan memamerkan kemahirannya bermain asap vape?

Begitu mungkin yang ada di benak pikiran netizen menyikapi video Dedy dan Jeje yang sedang viral tersebut.

Ada banyak aspek yang bisa dilihat menyikapi fenomena hijaber Jeje yang hobi menghisap vape tersebut.

Pertama, dilihat dari seni, tentu hal itu bukan menjadi persoalan. Karena hal itu menjadi bagian dari seni dan hobi.

Kedua, dilihat dari kesehatan, tentu hal itu kurang baik, karena studi dan penelitian sudah membuktikan jika asap vape tidak baik untuk kesehatan.

Ketiga, dilihat dari kepatutan dan moral, maka kurang baik karena seorang muslimah mestinya bisa merepresentasikan nilai-nilai dan norma Islam yang baik.

Keempat, dilihat dari hukum Islam, juga ada banyak pendapat. Jika mengikuti fatwa Nahdlatul Ulama (NU), maka hukumnya tidak sunah, juga tidak haram, tetapi mubah.

Mubah adalah sebuah hukum dalam kategori Islam bahwa seseorang tidak akan berdosa jika mengerjakannya, tetapi juga tidak mendapatkan pahala jika melakukannya.

Sederhananya, mubah adalah boleh, tapi tidak dapat pahala, juga tidak dapat dosa.

Namun, redaksi Islamcendekia.com berpendapat, jika sebuah persoalan tidak diatur dalam hukum Islam utama, yaitu Alquran dan Hadits, maka bisa menggunakan parameter maslahah mursalah.

Maslahah mursalah mengambil yang lebih maslahat dan meninggalkan yang mudharat.

Artinya, jika vape itu lebih banyak mudaratnya (dampak buruknya), maka sebaiknya ditinggalkan.

Dikaji dari berbagai aspek, vape tidak dianjurkan. Jadi meski tidak haram, tetapi demi kemaslahatan sebaiknya ditinggalkan saja.

Jeje, sang hijaber vape
Jeje mengaku, vape bukanlah sesuatu yang positif buat wanita maupun laki-laki.

Bahkan, Jeje malah melontarkan pernyataan bahwa hukum menghisap asap vape adalah makruh.

“Kalau akan berhenti nge-vape nggak,” tanya Dedy.

“Kalau berhenti nge-vape sebenarnya aku juga tidak bakalan terjun di dunia ini terus, karena aku punya cita-cita yang lain,” kata Jeje.

“Cuma kalau buat berhenti sekarang banget, mungkin nggak bisa langsung. Yang pasti pengen lah berhenti, karena ini buat wanita enggak positif juga. Buat laki-laki juga kan, makruh hukumnya,” jelas Jeje. (*)

Tulis Komentar

Alamat email anda dirahasiakan